Foto: Istimewa

Nonton Film Dilan, Jokowi Hebohkan Pengunjung Mal di Jakarta Selatan

26 Februari 2018

TAMASYA.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi ) kembali membuat heboh salah satu bioskop di Tanah Air untuk menonton film Dilan 1990Namun, sebenarnya ini bukan kali pertama Jokowi datang ke bioskop untuk menonton film Indonesia.

Sebelumnya, dia juga diketahui rela hadir menyaksikan karya-karya sineas local seperti, film Warkop DKI: Jangkrik Boss Part 1. Jokowi diketahui menyaksikan film Warkop DKI: Jangkrik Boss Part 1 di sebuah mal kawasan Bogor, Jawa Barat, pada September 2016 lalu. 

Dia bahkan berbaur bersama penonton lainnya. Kejadian itu sempat menghebohkan seisi studio saat film selesai. Di media sosial pun, sikap Jokowi itu mendapat pujian.

Lalu, film Cek Toko Sebelah.Film ini cukup mencuri perhatian pada akhir 2016 lalu. Buktinya, Jokowi rela datang ke bioskop untuk menontonnya.Orang nomor satu di tanah air ini sengaja menonton film komedi garapan sutradara Ernest Prakasa itu di XXI Botani Square pada 31 Desember 2016. Selain karena heboh, Jokowi menonton Cek Toko Sebelah karena anaknya Kaesang Pangarep ikut muncul sebagai cameo.

Kemudian, film Dilan 1990. Jokowi baru saja usai menonton film Dilan 1990 pada 25 Februari 2018 di XXI, Senayan City, Jakarta. Setelah menonton, dia pun memuji film yang diadaptasi dari novel Pidi Baiq tersebut.

"Banyak yang mention Film Dilan, katanya bagus. Ternyata memang keren, saya jadi teringat zaman remaja," tulis akun Instagram resmi Jokowi.

Dalam unggahannya itu, Jokowi tampak berbincang dengan salah satu sutradara Dilan 1990, yakni Fajar Bustomi dan pemeran bunda dari Dilan, Ira Wibowo.

Film Dilan 1990 memang sukses dan menjadi perbincangan sejak tayang 25 Januari 2018 lalu. Publik dibuat demam Dilan dan Milea semenjak film tersebut beredar.

Akting Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla dalam arahan Pidi Baiq dan Fajar Bustomi juga dibanjiri pujian. Tidak hanya itu, jumlah penonton film Dilan 1990 juga sangat luar biasa. Sejak tayang bulan lalu, kisah anak Sekolah Menengah Atas (SMA) era 90-an itu telah mengantongi 6 juta lebih penonton. Angka tersebut diprediksi akan bertambah sebab hingga kini film itu masih beredar di bioskop. (Halinka)