Istimewa

Jateng Siap Gelar Borobudur International Festival Setiap Tahun

29 Juli 2017

TAMASYA.ID - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menyatakan kesiapannya menggelar Borobudur International Festival (BIF) setiap tahun untuk menarik kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur.

"Ke depan kami siap untuk menggelar Borobudur International Festival (BIF) setiap tahun," kata Ganjar, Jumat (28/7).

Ganjar menyampaikan hal tersebut menjawab tantangan dari Deputi Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Kemenpar RI Esti Reko Astuti bahwa pelaksanaan BIF selama ini waktunya tidak terjadwal secara rutin.

Menurutnya, kegiatan seperti inilah yang dibutuhkan untuk menarik wisatawan dengan memberikan ruang dan tempat yang lebih banyak kepada para artis baik internasional, nasional maupun lokal semua bisa berkontribusi dalam BIF.

"Mengapa kegiatan itu perlu ada, menurut saya berbagai kekuatan yang kita miliki dari kebudayaan yang ada, kesenian bisa kita tampilkan, hasil UMKM juga bisa ditampilkan, acara ini juga bisa dibuat relly-relly panjang sehingga bisa menghasilkan suatu daya tarik bagi wisatawan," katanya.

Esti menuturkan pelaksanaan BIF harus konsisten kalau dua tahunan, maka setiap dua tahun sekali harus diselenggarakan sehingga kalau dari negara tetangga mau berpartisipasi bisa jauh hari merencanakan bahwa acara ini bisa terjadwal dan berlangsung berkelanjutan.

"Kami dari kementerian dan lembaga bisa bersama-sama mendukung untuk mempromosikan khususnya kegiatan ini," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini luar biasa, tidak hanya dalam bentuk festival atau pertunjukan tari, tetapi juga diselenggarakan seminar dan pelatihan-pelatihan, tidak hanya berkaitan dengan seni tetapi juga kaitannya desa wisata. "Kegiatan ini memang sangat mendukung dalam pengembangan suatu kawasan karena kaitannya juga dengan desa wisata," pungkas Esti.

Rep.Inka